Beredar Hoax Struk Transaksi Tol Jamin Pengguna Tol Mendapat Asuransi dan Derek Gratis

0 131

SEMARANG, generasipiknik.com – Beredar viral pesan hoax yang menyatakan jika bukti struk transaksi atau karcis jalan tol untuk tidak dibuang. Pasalnya, dalam pesan hoax itu menyebut pemegang karcis tol berhak mendapat asuransi atau ongkos biaya derek dengan gratis jika terjadi sesuatu di jalan tol.

Pesan viral itu juga menyebut, ada salah satu pengguna jalan tol yang mengalami kecelakaan di jalan tol tidak mendapat asuransi penuh, bahkan menuding pihak PT Jasa Marga selaku pengelola jalan tol sengaja menutupi tentang asuransi yang terdapat di dalam struk tol.

PT Jasa Marga dituding juga melakukan pembiaran dengan tidak melarang pengguna tol untuk menyimpan karcis tol atau larangan membuang karcis selama masih berada dalam perjalanan di jalan tol.

Tak hanya itu saja, pesan hoax tersebut juga mencatut UU Jasa Marga (tidak menyebut detail pasal nya), jika pengguna tol berhak mendapat asuransi tetapi jika pengguna tol menyimpan karcis tersebut senilai Rp 10 juta. “..maka mulai skrg lbh baik kita simpan karcis tol yg berguna utk keamanan kita selama di jlan tol..info ini mngkin, bermanfaat… πŸ™” tutup pesan itu.

Koordinator Sindikat Anti Hoax Jawa Tengah, Agus Hermanto menyatakan, pesan viral itu adalah berita bohong atau hoax. Pasalnya, kata Agus, dalam pesan beredar tersebut tidak ada narasumber yang jelas, sehingga secara otomatis tidak terverifikasi kebenarannya.

“Beredar sejak jam pukul 10 an siang tadi. Banyak masyarakat yang menanyakan pesan itu pada saya. Ini disinformasi yang berpotensi membingungkan masyarakat saat arus mudik dan balik lebaran,” kata Agus, di Semarang, Sabtu (8/6/2019).

Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak ikut men-shate pesan tersebut, selain tidak ada narsum yang jelas tidak diketahui pula dimana kejadian tersebut dan langkah tindak lanjutnya.

“Maka sedari awal kita duga itu disinformasi alias info palsu,” tandasnya.

Dijelaskan Agus pula, di era transaksi tol non tunai sekarang tidak semua di akses masuk pintu tol pengendara akan mendapat struk. Struk baru didapat saat di exit tol tujuan.

“Tapi ada ruas tol tertentu misal di dalam Kota Semarang (ruas Tol ABC) dimana saat masuk tol bisa langsung dapat struk,” bebernya.

Agus juga mengaku, usia mendapat pesan hoax tersebut langsung meminta klarifikasi kepada PT Jasa Marga terkait kebenaran isi pesan yang terlanjur viral di media perpesanan WhatsApp.

“Lalu kita minta penjelasan dari jasa marga untuk lebih benarnya info. Dan jawabannya info terkait tidak benar,” jelasnya. (win)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.