Film Filosofi Kopi 2 : Ben & Jody

Beri Ruang Kopi Lokal Lebih Terkenal

0 144

SEMARANG, generasipiknik.com – Tak hanya laris dari segi jumlah penonton. Sukses sekuel Film Filosofi Kopi 2 : Ben & Jody, membawa berkah bagi industri kopi Indonesia. Kopi lokal makin terkenal diberbagai kedai kopi di Indonesia.

Chicco Jerikho salah satu tokoh sentral Filosofi Kopi 2 menyatakan, film kali ini lebih universal sehingga masyarakat bisa menikmati kopi lebih luas. Kopi lokal menjadi raja di kedai-kedai kopi yang bisa dinikmati kapan saja.

“Filkop 2 ini, bagaimana keberlangsungan bisnis kedai kopi bisa berkembang, masyarakat mulai dari petani kopi sampai orang biasa mudah dalam akses menikmati kopi,” katanya, disela jumpa media di gudang kopi Taman Delta Indonesia kawasan industri Terboyo Semarang, Senin (17/7), sore.

Chicco Jerikho dan Rio Dewanto saat temu media di PT Taman Delta Indonesia Kawasan Industri Terboyo Semarang

Melalui film ini pula, dia ingin kembali menghidupkan filosofi kopi pada masing-masing daerah yang memiliki kekayaan kopi. Tak hanya kopi, tapi barista dan petani kopi juga mendapat tempat.

“Tak dipungkiri, barista yang menuntut ilmu di luar negeri saat kembali ke tanah air turut mengangkat citra kopi lokal. Kopi lokal sekarang masuk kedai-kedai kopi yang diroasting dan blend oleh barista,” tambahnya.

Namun, dia juga menyayangkan masih minimnya regenerasi para petani kopi muda. Dari berbagai tempat yang disambangi, para petani mengeluhkan keberlangsungan pertanian kopi.

“Sangat tidak relevan Indonesia sebagai negara agraris tapi regenerasi petani kopi malah menurun. Para anak muda sekarang lebih dekat dengan gadget, cari pekerjaan via online bahkan bisnis juga via onlineshop,” ujarnya.

Rio Dewanto pemeran Jody menyampaikan, film Filosofi Kopi 2 tetap memperhatikan nasib petani kopi. Sejak di film Filosofi Kopi pertama, setiap penjualan satu tiket akan diperoleh satu benih kopi bagi petani kopi.

“Ini CSR kita, satu tiket satu benih kopi. Sejak tayang 13 Juli lalu kita sudah mencapai 120 ribu tiket, artinya ada 120 ribu benih kopi untuk petani kopi Indonesia,” katanya.

Sementara, Excecutive Produser Mulyono Soesilo mengungkapkan, kopi-kopi yang ada di Film Filkop kini bisa dinikmati luas. Sudah ada tiga produk yakni kopi tiwus, kopi lestari, dan kopi perfecto, yang bisa didapat di kedai kopi. Semuanya kopi lokal.

“Kita sudah kurasi dari petani kopi, seperti kopi tiwus kita dapat kopi dari petani kopi Jawa Barat, kopi lestari dari Bali, dan kopi perfecto dari Ijen Jawa Timur. Kita bentuk dalam kemasan agar masyarakat bisa menikmati kopi yang baik dan bermutu,” terangnya. (win)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.