Hanya di Karimunjawa, Berenang dengan Hiu Kencana Siapa Takut ?!

Tips Aman : Jangan Celupkan Jari Tangan dalam Kolam

0 69

JEPARA, generasipiknik.com РPara pelancong yang singah ke Karimunjawa belum lengkap untuk menyapa pulau Menjangan Besar, disini ada penangkaran ikan hiu jenis sirip hitam dan sirip putih, bernama Hiu Kencana.

Hewan predator ini tak bekesan ganas justru sangat familiar dengan pengunjung. Meski terlihat menyeramkan nyatanya banyak wisatawan untuk bermain dengan menceburkan diri di kolam seukuran 30×10 meter yang berjumlah tiga buah.

Di dalam kolam berkedalaman 1,5 meter ini, ikan-ikan hiu terkadang mendekati dan memutari kita. Namun, lebih sering menghindari manusia. Jika pengunjung ingin dikelilingi hiu, pemilik kolam akan melempar ikan kecil untuk memancing ikan-ikan hiu mendekat.

Di dalam air berwarna hijau kebiruan ditambah pemandangan pantai dan laut yang indah, acara berenang bersama ikan-ikan hiu jadi pengalaman yang tidak mudah dilupakan. Sensasi dengan hewan penguasa laut ini jadi lebih menyenangkan dan bersahabat.

Sang pengelola Hiu Kencana, Cunmin (79), merintis dua kolam hiunya sejak 30 tahun lalu sebagai daya tarik rumah apungnya yang berada di Pulau Menjangan Besar, salah satu pulau di Kepulauan Kari-munjawa yang secara administratif berada di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kolam-kolam itu sebenarnya ialah wilayah lautan yang diberi pembatas batu-batuan, tidak jauh dari pantai Pulau Menjangan Besar.

“Sudah ada ratusan hiu saya tangkar, yang besar ada lima sudah saya lepas ke laut. Yang masih kecil kita pisah dalam perawatannya agar terpantau perkembangannya,” ujarnya.

Cunmin pernah pula memiliki sepasang lumba-lumba, tetapi dilepaskan karena mahalnya harga pakan. Lumba-lumba perlu diberi makan setiap hari. Adapun 30 ekor hiunya sekarang diberi makan tiga kali seminggu. Sekali makan, hiu-hiu peliharaannya menghabiskan 20 kilogram ikan segar dengan harga Rp 5.000 per kg. Rata-rata per minggu ia kedatangan 20 turis asing dan ratusan wisatawan domestik.

Ikan-ikan hiu di kolam Cunmin disebutnya jinak karena dipelihara sejak kecil. Sepanjang tak ada luka dan tidak bergerak yang mengagetkan, pengunjung bisa dengan nyaman berenang di kolam. Kenyataannya, ikan hiu hanya memangsa ikan-ikan kecil, kecuali jenis great white shark, bull shark, dan tiger shark yang dikabarkan pernah menyerang manusia.

“Pengunjung saat masuk ke kolam hiu akan aman, asalkan jari tangan jangan dicelupkan di dalam air. Karena hiu taunya itu mangsa ikan kecil,” tambahnya memberikan tips aman.

Berenang bersama ikan hiu hanya salah satu daya tarik wisata di Karimunjawa. Ada sejumlah daya tarik wisata alam lainnya di kepulauan yang ditetapkan sebagai Taman Nasional Karimunjawa ini. Selain wisata bahari yang menonjol, seperti menyelam, snorkeling, memancing, pemandangan matahari terbit dan terbenam, wisata daratnya juga menarik. Sebut misalnya susur hutan mangrove, kemping, pengamatan burung atas 33 jenis burung darat dan pantai, susur goa, wisata religi ke makam Sunan Nyamplungan, dan Bukit Love dengan pemandangan hamparan pantai Karimunjawa. (win)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.