Hutan Taman Tinjomoyo Dijadikan Ecopark Moderen

Atraksi Fenomenal Migrasi Ribuan Burung dari Australia ke Amerika

0 46

Taman Tinjomoyo akan Disulap Jadi Ecopark

SEMARANG, generasipiknik.com – Kota Semarang akan memiliki sebuah hutan kota yang moderen. Kawasan hutan taman Tinjomoyo yang sekarang mangkrak akan dijadikan sebuah ecopark yang berwawasan ecotourism.

Pengunjung nantinya tak sekadar datang berjalan-jalan, disini bisa juga sebagai wawasan edukasi aneka jenis flora dan fauna.

Bahkan, fenomena migrasi ribuan burung dari benua Australia yang melintas Samudera Hindia menuju Asia dan Amerika yang kerap singgah di hutan Tinjomoyo akan menjadi atraksi wisata alam yang eksotis dan fenomenal.

Kabar terbaru, hutan seluas 55 hektar tersebut kini sudah memasuki tahap penjajakan kerjasama dengan pihak ketiga lantaran Detail Enginering Desaign (DED) sudah jadi.k

“Kebutuhan anggaran pembuatan ecopark Tinjomoyo sesuai DED menelan Rp 33 miliyar. Ada pihak ketiga tertarik dan kita sedang sinkronisasi konsep ecopark tersebut. Sedangkan untuk pengerjaan ecopark Tinjomoyo akan dimulai pada 2018 depan,” kata Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu 

Pihaknya menyampaikan konsep yang akan dikerjasamakan berupa pengelolaan bersama bukan kerjasama pemanfaatan lahan (aset). Dikarenakan luasan hutan Tinjomoyo memiliki beberapa keanekaragaman hayati berupa flora dan fauna yang unik.

“Ecotourism akan didukung dengan ahli riset hayati, adanya migrasi burung di bulan-bulan tertentu yang melintas antar benua melalu samudera Hindia dari Australia menuju Asia dan Amerika bisa menjadi sebuah destinasi wisata dan penelitian,” katanya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunawan Saptogiri, mengatakan hutan Tinjomoyo akan melengkapi beberapa taman kreatif yang telah digagas oleh Pemkot Semarang. Beberapa taman kreatif yang serupa juga sedang digodog oleh BLH seperti Taman Keragaman Hayati (Taman Kehati) di daerah belakang Wonderia Tegalsari Kecamatan Candisari.

“Sebagai visi misi pak Walikota yang akan membangun taman di tiap kecamatan tiap tahunnya minimal satu taman. Ecopark Tinjomoyo akan melengkapi taman-taman kretaif lainnya, yang berfungsi sebagai aneka keragaman hayati juga penyejuk suhu kota,” katanya.

Kawasan Tinjomoyo saat ini menjadi salah satu lokasi favorit kegiatan masyarakat seperti foto prewed, paint ball, outbond, atau sekedar berfoto dengan nuansa alam. Banyak spot menarik diantaranya bekas jembatan lama sebelum gerbang Tinjomoyo, Jembatan Besi tua, bangunan tua, sungai, sampai pohon dan semak yang masih eksotis. (aaw)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.