Saingi Malang dan Semarang, Kini Kendal Miliki Kampung Ragam Warna yang Cantik 

Instagramble, Juga Ada Workshop Lukis Payung Tradisional dan Seni Drumblek

0 163

KENDAL, generasipiknik.com – Tak mau kalah dengan wisata pesona warna-warni rumah di Kota Malang dan Semarang, kini Kendal memiliki kampung warna-warni yang tak kalah eksotis. Kampung Ragam Warna namanya, usai dilaunching oleh Bupati Kendal Jateng, Mirna Annisa, Rabu (9/5/2018).

Terletak di Desa Mranggen, Kutoarjo, Kabupaten Kendal, dengan kontur demografis perkampungan yang sedikit berundak, sebanyak 98 rumah warga di dua RT desa itu kini menjelma ragam warna pada eksterior bangunan rumah mereka.

Tiap akses jalanan kampung ditandai jelas jika setiap orang yang melintas pasti akan tahu telah memasuki Kampung Ragam Warna Mranggen. Seperti kreasi mural art di dinding tembok jalanan atau rumah warga. Bahkan di jalan utama kampung, bergantungan payung-payung tradisional khas dengan lukisan warga lokal.

Memasuki jalanan perkampungan selebar dua meteran, pengunjung akan dimanjakan pemandangan aneka lukis ditiap tembok dan genting warga. Ada lukisan berupa tokoh kartun, animasi, pemandangan alam, atau abstraksi. Semua adalah hasil karya warga Kampung Mrenggen yang dilakukan gotong royong.

Jalanan kampung juga penuh blink-blink cat warna-warni, apalagi aksesoris payung-payung cantik yang dilukis menambah tempat ini sangat Instagramable untuk dieksplore di media sosial.

“Warga Mranggen sudah punya potensi lokal, mereka pandai melukis, membuat payung, lukis anyaman, mural art, sampai ada grup drumblek dan seni tari warga yang tiap dua Minggu sekali tampil,” kata penggagas Kampung Ragam Warna Mranggen Wiwik Wijaya.

Kampung Ragam Warna pun kini mejelma menjadi salah satu destimasi wisata pilihan di Kendal. Tak kalah dengan daerah lain seperti di kampung warna-warni Jodipan Malang atau Kampung Pelangi Kalisari Semarang. Bahkan di Kampung Ragam Warna Mranggen memiliki keistimewaan yakni terintegrasi dengan wisata religi dari makam-makam para Wali setempat sepeti Makam KH Ashari dan Pangeran Puger.

“Kedepan kita akan bina warga untuk bisa membuka home stay, membuat kuliner asli warga, lukis payung, sovenir, serta pertunjukan seni budaya secara reguler. Semua potensi warga lokal, jadi yang menikmati juga hasilnya warga sendiri,” tambahnya.

Sementara, Suryanto Tjokrosantoso Direktur Pacific Paint sebagai mitra dalam pengadaan bahan cat mengaku senang melihat Kampung Ragam Warna berubah sangat mempesona. Dia sengaja memilih Kampung Mranggen lantaran potensi lokal warganya masih kuat, guyub rukun warga masih kental.

“Sudah kita survei, dan di Kampung Ragam Mranggen potensi lokal berupa guyub rukun sangat kental ini akan sangat membantu menuju kemajuan dan menggali potensi wisata disini,” katanya.

Proses pengecatan dan pelukisan pihaknya memberikan sebanyak tiga ribu liter cat dengan pengerjaan selama tiga bulan. Tenaga pengecatan semua warga lokal dari orang tua, remaja, sampai anak-anak sesuai kreasi mereka sendiri

“Kami bangga, ini komitmen kami untuk berkontribusi dalam dunia pariwisata. Ini projek ke empat setelahnya ada di Kampung Tematik Bakelir Tangerang, Kampung Merah Putih di Tual Maluku, dan Kampung Pecinan Warna-Warni di Pasar Kanoman Cirebon,” terangnya.

Bupati Kendal Mirna Annisa, mengaku akan lebih mengembangkan Kampung Ragam Warna Mranggen untuk didorong pada pemberdayaan UMKM nya. Sebagai penopang perekonomian warga mendukung destinasi wisata disitu.

“Bagus sekali ternyata warga Mranggen sangat paham potensi wilayahnya. Kampung Ragam Warna akan menjadi tujuan destinasi wisata kami akan dorong lebih pada pemberdayaan UMKM untuk menopang perekonomian disini. Tentunya akan ditularkan pula pada 200 desa lainnya yang ada di Kabupaten Kendal ini,” tukasnya. (win)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.