Kamu Lagi Di Tidore ? Jangan Lupa Ke Pulau Mare Rumahnya Para Lumba-Lumba

0 100

TIDORE, generasipiknik – Mau ditemani memalia manis alias lumba-lumba saat berlibur di laut Tidore? Sambangi Pulau Mare, habitat rumahnya lumba-lumba liar yang mempesona.

Pulau Mare merupakan pulau berbukit, hanya sebagian kecil saja yang dijumpai dataran rendah berlandai yang dimanfaatkan sebagai daerah pemukiman.

Profil pantai Pulau Mare merupakan pantai bertebing bersubstrat batu, hanya sebagian kecil yang bersubstrat pasir.

Pada salah satu ceruk di bagian timur pulau Mare, disebut masyarakat sebagai Kahia Masolo yang kurang lebih berarti teluk lumba- lumba.

Di ceruk itu, tempat mamalia laut, lumba-lumba (dalam bahasa lokal disebut kahia) sering ‘bermain’ dan mengeluarkan bunyi- bunyian.

Pulau Mare dikenal sebagai rumah dari kawanan lumba-lumba. Bahkan, wisatawan juga dapat dengan mudah memanggil mamalia lucu ini sebagai teman dalam liburan.

Saat berada di Pulau Mare, kamu dengan mudah bisa memanggil lumba-lumba ini saat diatas perahu.

Catat! jika ingin mengejar mereka bisa dilakukan saat pagi pukul 06.00 WIT dan sore pukul 18.00 WIT, lumba-lumba di jam itu sudah bergerombol siap menyambut turis.

Sekitar pukul 07.00 WIT, sekumpulan lumba-lumba itu sudah tak terlihat lagi. Mereka biasanya pergi untuk mencari makanan dan baru akan kembali ke lokasi itu menjelang malam.

Ke Pulau Mare disarankan untuk datang pada pagi hari. Agar berlanjut aktivitas snorkeling melihat pesona terumbu karang serta biota laut lainnya yang sungguh memukau.

Pulau Mare  pada dasarnya relatif mudah di jangkau karena akses menuju Kota Tidore sebagai kota Tidore Kepulauan sudah cukup lancar.

Lokasi lumba-lumba ini bisa dicapai wisatawan dengan kapal kayu dari pelabuhan Rum, Tidore. Perjalanan sekitar 20 menit dengan jarak geografis sekitar 4 km.

Agar aktivitas semakin puas, lebih baik menyewa perahu nelayan dengan bujet sekitar Rp.400 ribuan. Dijamin bisa snorkeling, dan melihat lumba-lumba dengan puas.

Puas melihat lumba-lumba, kamu juga bisa berjalan-jalan mengelilingi Pulau Mare yang masih sunyi itu. Cocok menjadi tempat menyepi dan mencari ketenangan lho.

Tidak hanya lumba-lumba, sebagaimana di pantai lain di wilayah Maluku, pantai pulau Mare juga memiiliki spot diving dan snorkeling yang bisa dinikmati.

Di Pulau Mare terdapat pantai yang bagus dan disini kamu dapat melihat pembuatan Gerabah secara tradisional oleh warga setempat.

Lebih baik cari penginapan di Tidore kawasan Seroja sebelum ke Pulau Mare, harga Rp.200 – Rp300 ribuan sambil menikmati matahari tenggelam yang memukau dan mengesankan. (win)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.