Lunpia Cik Me Me Semarang Oleh-Oleh Khas Mudik Lebaran

silakan sambangi gerai Lumpia Cik Me Me Semarang (LCM) di Jalan Gajahmada No 107 Semarang.

0 148

GENERASIPIKNIK.COM – Lumpia menjadi buruan wajib para pemudik dari Jakarta dan kota lainnya yang singgah di Semarang saat Lebaran.

Jika sedang mencari lumpia untuk oleh-oleh atau sekedar dinikmati saat lebaran, silakan sambangi gerai Lumpia Cik Me Me Semarang (LCM).

Sebagai oleh-oleh khas Semarang, Lumpia Cik Me Me punya rasa yang enak di lidah Berbeda dengan lainnya.

Bahkan cita rasa rebung bercampur daging dibalut kulit tepung ini, Lumpia Cik Me Me memberikan banyak varian.

Para pemudik akan dimanjakan selain rasa original juga ada varian lainnya serta camilan keripik Lumpia.

Meliani Sugiarto atau Cik Meme mengatakan para pemudik terutama dari Jakarta dan Bandung selalu mengunjungi outletnya yang ada di Jl Gajahmada 107, Kota Semarang.

“LCM terbilang memiliki menu yang lebih variatif. Terdapat delapan menu dengan beragam rasa dan bumbu yang berbeda,” katanya, Selasa 18 April 2023.

Sebagai keturunan moyang maestro lunpia asli Semarang, Cik Me Me memberikan variasi dengan cita rasa pada lunpianya.

Varian menu Lunpia Cik Cik Me diantaranya LCM Plain, LCM Fish Kakap, LCM Crab, LCM Kajamu (Kambing Jantan Muda), LCM Raja Nusantara (Rasa Jamur Nusantara), Keripik Lunpia Original serta Keripik Lunpia Original Pedas.

“Kita buka dari jam operasional mulai pukul 05.00 hingga 22.00,” katanya.

Untuk lebih melayani para pelanggan saat musim Lebaran, ia juga membuka outletnya di hari libur nasional dan hari Minggu.

“Minggu maupun hari libur nasional kami tetap buka. Selama ramadan, kami selalu memberikan promo, beli satu gratis satu untuk satu periode tertentu. Tradisi promo ini sudah dimulai sejak 2014,” katanya.

Menurutnya, hal penting lain yang perlu diketahui masyarakat adalah LCM merupakan pelopor lunpia bersertifikat Halal.

“Hal itu artinya semua produk LCM telah mendapatkan sertifikasi Halal,” katanya.

Pihaknya juga menyediakan kemasan Lunpia Vacuum yang bisa dinikmati kapan saja.

Sebagai contoh, daya tahan lunpia basah pada suhu ruang sampai delapan jam, dan bila disimpan dalam freezer bisa sampai satu minggu.

Begitu pun dengan versi gorengnya, Lunpia Goreng Vacuum bisa bertahan hingga 24 jam, serta satu minggu bila disimpan di dalam freezer.

“Kami juga menyediakan khusus Lunpia Vacuum yang cocok untuk para pemudik. Sebab di suhu ruang bisa bertahan dua hari, sedangkan dalam freezer bisa mencapai dua bulan,” sebutnya.

Sementara itu, sejarah Lunpia Cik Me Me dipelopori oleh engkong buyutnya, yaitu pasangan suami Istri Tjoa Thay Joe dan Mbok Wasie (1870).

Pasangan ini bertempat tinggal di perkampungan Brondongan Semarang Timur. Melalui kampung itu pula, asal Meliani Sugiarto SE, atau yang lebih familier dengan sebutan Cik Me Me.

Ia kemudian dibimbing dan dibesarkan oleh kedua orang tuanya yaitu Maestro Chef Lunpia Tan Yok Tjay dan So Tan Hwa yang merupakan generasi ke-2 Lunpia Mataram dan Generasi ke-4 Lunpia Semarang.

“Kita sadari bahwa berselang tiga tahun yang lalu dunia usaha telah nyaris luluh lantak akibat pandemi. Kami patut bersyukur belakangan ini sudah semakin surut dan kian berlalu. Kami berharap industri kuliner bisa terus bangkit usai dihantam pandemi,” jelasnya.

Sekedar informasi, untuk menikmati lunpia kalian bisa menambahkan saus spsial dari Cik Me Me kemudian disajikan bersamaan dengan daun bawang yang segar.***

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.