Merasa Bagian Pujakesuma, Sammy Simorangkir : Orang Jawa Ayo Piknik Ke Toba

0 157

SEMARANG, generasikpiknik.com – Penyanyi solois Sammy Simorangkir mengaku berdarah campuran Jawa dan Sumatera (Batak). Dari atas panggung ia tak segan mengajak para penggemarnya di Semarang untuk berwisata di Danau Toba dan Sumatera Utara.

“Ibu aku orang Semarang, tante, dan nenek juga di Semarang. Bapak aku orang Batak, jadi putera Jawa keturunan Sumatera (Pujakesuma),” katanya saat menghibur pengunjung dalam gelaran Ayo Ke Toba, yang digagas Kementerian Pariwisata, di Mal Paragon Semarang, Minggu (30/9/2018), malam.

Mengenakan kemeja balutan kain songket Batak motif garis hitam abu-abu putih dengan topi jazzy. Sambil menyanyi, Sammy bercerita jika banyak destinasi wisata yang wajib dikunjungi.

“Kalau kamu main ke daerah kita, kalian bisa temui hutan, ada air jernih, ada belerang, air hangat banyak banget, belum banyak yang diangkat di Samosir dan sekitar Toba, pokoknya epic banget,” kata Sammy.

Sebagai bagian dari 10 Destinasi Bali Baru, mantan vokalis band Kerispatih menyebut, jika Danau Toba memiliki keunikan berbeda dengan destinasi semacamnya. Selain danau vulkanik purba tebesar kedua setelah Victoria Lake di Afrika, di Toba bisa juga menikmati destinasi lainnya.

“Selain Samosir, kamu bisa kunjungin Parapat, Pulau Sibandang, Pusuk Buhit, Tongging yang punya Air terjun Sipiso-piso. Yang suka mancing, bisa ke Bakara,” endorse-nya.

Sambil menghibur lewat lagu andalannya seperti Cintaku, Kesedihanku, Tak Lekang Oleh Waktu, Dia dan Kangen. Tak lupa Sammy menyanyikan lagu khas Batak berjudul Otano Batak.

“Saya ucapkan pada pimpinan tertinggi Kementerian Pariwisata Bapak Arif Yahya yang sudah melihat daerah kami untuk dimajukan wisatanya. Tepuk tangan dong untuk Kemenpar,” ajaknya.

Kepala Sub Bidang Pemasaran Area Sumut dan Aceh Kementerian Pariwisata Rahma Yuliana menyebut jika orang Jawa tak perlu khawatir saat berwisata ke Sumatera Utara, terutama Danau Toba.

“Ada 33 persen putera Jawa keturunan Sumatera, jadi soal menu makanan sama lah lidahnya dengan orang Jawa,” paparnya.

Oleh karenanya, baik saat di Pulau Samosir, tanah Karo, atau darah suku Batak lainnya. Menyantap kuliner di Sumatera bukan jadi halangan utama dalam selera berburu kuliner.

“Ada mie gomak khas Samosir, kuahnya mirip bakmi Jawa tapi pedas asin, ada juga kue lamper mirip kue putu Jawa, goreng gadong juga mirip lamper tapi digoreng, ikan bakar juga khas bumbu paduan Sumatera dan Jawa yang rasanya nendang rempah-rempahnya,” tukasnya. (win)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.