Resmi Ganti Nama, AP I Sematkan Kata ‘Jenderal’ pada Bandara Ahmad Yani

0 142

SEMARANG, generasipiknik.com – Usai diresmikan Presiden Joko Widodo pada 7Juni 2018 lalu, Bandara Ahmad Yani Semarang terus melakukan penyempurnaan. Diantaranya penyempurnan nama Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang menjadi Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Penyematan kata ‘Jenderal’ sengaja diberikan oleh PT AP I dan sudah melalui mekanisme pertimbangan berbagai pihak.

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi menyampaikan, penyempurnaan nama berawal saat Plt. Gubernur Jawa Tengah melayangkan surat usulan perubahan nama Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang pada 18 Mei 2018 lalu.

Hal tersebut lalu direspon oleh Kemenhub melalui surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KP. 974 tanggal 26 Juni 2018. Perihal penyempurnaan nama tersebut.

“AP I berkomitmen untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa pahlawan, Jenderal Ahmad Yani sebagai Pahlawan Revolusi berasal dari Jawa Tengah,” kata Faik Fahmi, Sabtu (8/9).

Berubahnya nama tersebut, AP I akan mensosialisasikan kepada masyarakat agar tersampaikan dengan baik, sehingga tidak ada kekeliruan baik dalam hal penyebutan maupun dalam hal administrasi lainnya di masa mendatang.

Pada 7 Juni 2018 lalu, Presiden RI Joko Widodo meresmikan pengoperasian terminal baru Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani ini.

Pengembangan bandara yang menelan investasi lebih dari Rp 2 triliun ini untuk mengatasi problem “lack of capacity’ di terminal lama. Sebelumnya, kapasitas terminal hanya mampu menampung 800 ribu penumpang per tahun, namun harus melayani 4,4 juta penumpang pada 2017 lalu. Dengan kapasitas saat ini mampu menampung 6,9 juta penumpang per tahun.

Fasilitas lainnya yakni apron baru mampu menampung 12 pesawat, fasilitas 30 check-in counter, 8 eskalator, 8 elevator, serta 3 buah garbarata, diharapkan pengguna jasa bandara akan semakin nyaman berada di bandara.

Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang awalnya bernama Pelabuhan Udara Kalibanteng, yang digunakan sebagai pangkalan udara TNI Angkatan Darat.

Sejak 1 Oktober 1995, Angkasa Pura I mulai mengelola bandara tersebut untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan seiring perubahan status sebagai bandara sipil.

“Nama baru Bandara Jendral Ahmad Yani tentunya langkah bagus kedepan AP I dalam pelayanan, apalagi pertumbuhan penumpang yang mencapai 10% sebagai bandara bisnis yang potensial,” tukas Faik. (win)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.