Sumbang Kenaikan 40 Persen Kunjungan, Wisata Alam Favorit Pelancong Libur Lebaran

0 107

SEMARANG, generasipiknik.com – Sejumlah obyek wisata unggulan di Jawa Tengah mengalami kenaikan kunjungan pada libur lebaran tahun ini. Terutama pada wisata alam yang menyuguhkan dataran tinggi, pegunungan, air terjun, sungai, pantai, danau dan lainnya.

Obyek wisata alam itu terutama ada di sejumlah lokasi seperti Solo ada Taman Jurug, Curug Sewu, Candi Cetho, Kebun Teh Karanganyar. Di Wonosobo ada dataran tinggi Dieng, di Tegal ada pemandian air panas Guci, Banyumas ada Baturraden, Jepara ada sejumlah pantai, dan Semarang ada Pantai Marina, Mangrove, dan Nglimut.

“Peningkatan kunjungan wisatawan pada libur lebaran tahun ini mencapai 40 persen dibanding hari biasa dan weekend. Peningkatan itu cukup fantastis dan melampaui prediksi awal,” kata Sinung Nugroho Rahmadi, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, di Semarang, Selasa (11/6/2019).

Sinung menyebut, kenaikan itu diluar prediksinya. Prediksi awal hanya naik 25 persen, tapi ternyata dari pantauan dan laporan yang masuk sementara ini, kenaikan di masing-masing obyek wisata di Jateng mencapai 40 persen.

“Terkait kenaikan 40 persen itu berdasarkan pantauan kami serta laporan dari sejumlah pengelola obyek wisata. Misalnya di hari biasa atau weekend kunjungan wisatawan 1000 orang, pada libur lebaran kemarin bisa mencapai 1400 orang perhari,” terangnya.

Tren wisata alam menjadi pilihan lantaran sebagai lokasi yang nyaman dan ramah terhadap wisata berkumpul keluarga.

“Soalnya sekarang ini sudah menjadi trend, bahwa masyarakat lebih senang kembali ke alam. Sehingga obyek wisata alam seperti dataran tinggi, pegunungan, air terjun, sungai, pantai, danau dan lainnya menjadi lokasi favorit untuk berkumpul bersama keluarga,” tuturnya.

Prestasi itu, lanjut Sinung, tidak terlepas dari upaya Pemprov Jateng melakukan penataan destinasi wisata agar selain bagus, namun juga aman dan nyaman bagi wisatawan.

“Terutama akses infrastruktur yang ditata, jalan menuju tempat wisata menjadi mudah dijangkau,” ujarnya.

Namun begitu, sejumlah evaluasi menjadi catatannya seperti tarif di beberapa lokasi wisata yang mahal, baik tarif tiket maupun kuliner.

“Naik boleh asal wajar dan pantas. Sudah ada laporan beberapa yang masuk ke saya terkait adanya tarif yang ngepruk, makanya langsung kami tindak,” tandasnya.

Sebagai contoh, Sinung menyebut ada salah satu pedagang kuliner yang menerapkan tarif terlalu tinggi pada konsumennya. Kepada pedagang itu, pihaknya sudah mengambil tindakan berupa peringatan dan edukasi.

“Sudah kita ingatkan dan diberikan edukasi. Bahkan kami mengatakan akan ada sanksi kalau nekat mengulanginya lagi. Ke depan kami akan komunikasi dengan sejumlah paguyuban kuliner di seluruh Indonesia untuk bisa bersama mendukung pariwisata di Jateng,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, jumlah kunjungan wisatawan saat libur lebaran di Jawa Tengah tahun ini mengalami peningkatan. Di sejumlah daerah, peningkatan terjadi cukup signifikan.

Di Kota Semarang misalnya, selama libur lebaran tahun ini, jumlah wisatawan yang berkunjung tembus diangka 80.000 orang pada hari pertama lebaran, yakni Rabu (5/6/2019) hingga hari ke tiga pada Jumat (7/6/2019).

Dipastikan jumlah itu akan bertambah mengingat laporan data pengunjung wisatawan pada Sabtu dan Minggu belum direkap. Jumlah itu diakui naik 1,5 kalilipat dibanding pada kunjungan tahun sebelumnya. (win)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.