Tol Semarang – Batang Bakal Ada Pendopo 49 Rest Area Terindah di Indonesia

0 109

SEMARANG, generasipiknik.com – Rest area terindah di Indonesia akan dibangun di KM 49 ruas tol Semarang – Solo. Dinamai Pendopo 49, didesain sebagai etalasenya Jawa Tengah menampilkan konsep perpaduan khas Jawa Tengah dengan ditunjang pemandangan indah.

Pendopo 49 akan dibangun oleh PT Astra Property. Menempati lahan seluas 10 hektar, diisi fasilitas lengkap, beragam kuliner dan kerajinan khas Jawa Tengah.

Selain jadi tempat istirahat, tidak menutup kemungkinan akan jadi destinasi baru yang benar-benar sebagai gambaran Jawa Tengah yang diusung dengan desain modern. Pendopo 49 ini akan menjadi ikon barunya Jawa Tengah.

“Konsep pembangunan rest area seperti ini baru kali pertama di Indonesia. Dan saya harap ini jadi jawaban atas tantangan dari pak Ganjar,” kata Presiden Direktur Astra Properti Paulus Bambang, usai audiensi dengan Gubernur Ganjar Pranowo di Kantor Gubernuran Jateng, Kamis (8/11/2018).

Desain unggulan Pendopo 49, antara lain bakal ada 5 pendopo sebagai gambaran lima gunung di Jawa Tengah. Ada pula panggung terbuka untuk pertunjukan kesenian.

Rest area Pendopo 49 ditarget rampung maksimal dalam 26 bulan ke depan. Dan tanpa mengedepankan profit oriented dalam pengelolaannya.

Paulus menjelaskan ada tiga hal yang jadi andalan Pendopo 49 sehingga layak disebut terindah.

“Memberdayakan produk Jawa Tengah, desain yang futuristik dan connecting area,” katanya.

Ganjar Pranowo menambahkan, Pendopo 49 di rest area tol Semarang – Solo dapat menumbuhkan sosial preneur. Bahwa orientasi pembangunan rest area tidak melulu berorientasi keuntungan. Namun penyediaan tempat bagi masyarakat untuk menunjukkan kekayaan Jawa Tengah, baik itu kerajinan, kuliner, kesenian maupun alam Jawa Tengah.

“Bikin hal lain di jalan tol. Sosial enterpreneur. Sebagai pintu masuk menikmati kearifan lokal, kerajinan, kuliner dan alam Jawa Tengah. Jadi ini etalase Jateng,” kata Ganjar.

Terkait jenis produk apa saja yang akan mengisi rest area, Ganjar menekankan haru diisi produk asli Jawa Tengah. Dari kerajinan, kuliner sampai keseniannya. Namun harus menggunakan sistem modern.

“Agar UMKM bisa jalan haru kita seleksi. Dua tahun pertama tidak ada produk asing. Harga jangan ngeprok, bilang jualannya jangan caramu, tapi cara kita. Kualitas bagus harga terjangkau dan semua harus enak,” pinta Ganjar. (win)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.